Selasa, 02 April 2019

JARINGAN KOMPUTER


PENGERTIAN REPEATER



Berbicara mengenai repeater, maka tidak akan jauh dari pokok bahasan jaringan. Repeater merupakan salah satu alat yang berguna pada jaringan komputer. Repeater pada dasarnya berasal dari bahasa Inggris ‘repeat’ yang berarti pengulangan. Jika diartikan dari suku kata, maka repeater dapat diartikan sebagai pengulang kembali, ataupun jika disempurnakan dalam sebuah bahasa, maka repeater merupakan alat yang berguna untuk mengulang dan meneruskan kembali signal ke daerah sekitar perangkat ini.

Jika dikaji secara bahasa teknis, maka pengertian repeater adalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.



Fungsi Repeater

  1. Memperluas daya jangkau signal server

Fungsi yang pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas.

  1. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server

Dengan menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih mudah untuk mendapatkan signal. Hal ini dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi lebih kuat oleh alat ini.

  1. Memudahkan akses signal WiFi

Dengan signal yang lebih kuat tentunya para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat lebih mudah mengakses signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini adalah pada signal WiFi.

  1. Meneruskan dan memaksimalkan signal

Fungsi yang keempat adalah meneruskan dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater bekerja dengan cara menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke berbagai perangkat jaringan yang ada di sekitar alat ini.

  1. Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data

Dengan signal yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini dapat diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan tol (ketika menggunakan repeater).

  1. Meminimalisir penggunaan kabel jaringan

Sistem kerja dari repeater adalah melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka penggunaan kabel yang ribet dan semrawut dapat dihindari.

Demikianlah tulisan mengenai pengertian repeater dan fungsi repeater yang dapat kami bagikan untuk Anda. Semoga dengan membaca tulisan yang singkat ini, Anda dapat lebih memahami mengenai repeater beserta dengan fungsi-fungsinya.





PENGERTIAN BRIDGE


 


Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local Area Network) dengan jaringan LAN lainnya secara Wireless (nirkabel). Bridge juga dapat menghubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda-beda, misalnya dari jaringan LAN Ethernet ke jaringan LAN Fast Ethernet.

Cara kerja Bridge lebih canggih dibanding repeater. Bridge bekerja dalam lapisan data link layer model OSI (Open System Interconnection). Bridge mampu menghubungkan jaringan komputer yang bekerja dengan metode transimisi berbeda atau medium access control berbeda. Menariknya, Bridge adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada di setiap perangkat terhubung dan mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut



Fungsi Bridge Pada Jaringan Komputer

Bridge adalah alat yang berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang saling terpisah. Melalui Bridge, tiap user di kedua jaringan komputer LAN tersebut bisa saling berkomunikasi dan bertukar data. Selain fungsi dasar tersebut, Bridge juga memiliki fungsi lainnya, yaitu:

1. Menghubungkan 2 Jaringan LAN yang Terpisah Jarak

Misalnya kantor Anda terdiri dari beberapa bangunan yang saling terpisah satu sama lain. Jika setiap gedung memiliki jaringan LAN sendiri dan saling terhubung dengan Bridge maka pastinya akan lebih ekonomis, daripada harus menyambungkan semua tempat dengan kabel.




2. Memudahkan Mengelola Jaringan Secara Mandiri

Jika setiap departemen atau divisi dalam kantor memiliki kepentingan dan perangkat, server, atau workstation berbeda maka akan lebih efisien jika punya jaringan LAN sendiri-sendiri. Kepentingan atau tujuan departemen yang berbeda akan lebih nyaman bekerja jika memiliki jaringan komputer otonom sendiri. Jika ingin terhubung ke departemen lain bisa dengan bantuan Bridge.

3. Mengurangi Beban Jaringan

Misalnya ada banyak user yang mengakses data berukuran besar dalam server dalam waktu bersamaan. Jika hanya mengandalakn satu LAN tunggal maka akan menghambat performa jaringan dalam memenuhi permintaan setiap user. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan banyak LAN namun saling terhubung ke server melalui Bridge.




PENGERTIAN ROUTER

Pengertian Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan atau network, baik jaringan yang menggunakan teknologi sama atau yang berbeda, misalnya menghubungkan jaringan topologi Bus, topologi Star atau topologi Ring.

Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar